table of contents
Butuh Layanan Penerjemah Tersumpah?

Linguaplus Siap Bantu Anda!

Bagi warga negara Indonesia (WNI) yang ingin pergi ke Australia harus memperhatikan syarat kekuatan finansial. Pasalnya, salah satu syarat visa Australia adalah memiliki dana yang tersimpan di rekening. Syarat visa Australia minimal tabungannya cukup besar yakni mencapai jutaan rupiah bergantung pada jenis visanya. Artikel ini akan membahas jumlah minimal uang yang dimiliki untuk mengajukan visa wisata dan kuliah di Australia.

Syarat Visa Australia Minimal Tabungan Pribadi

Seperti diketahui, ada 19 jenis visa Australia yang didasarkan pada tujuan kunjungan. Setiap permohonan visa wajib melampirkan bukti kepemilikan dana di rekening.

Setidaknya ada dua jenis visa yang populer diajukan oleh masyarakat yakni Working Holiday Visa (WHV) dan visa pelajar. Untuk visa WHV, minimal tabungan yang harus dimiliki adalah AUD5.000 atau sekitar Rp52,5 juta. Sedangkan minimal tabungan visa pelajar adalah AUD 29.710 atau sekitar Rp311.955.000. Visa pelajar lebih mahal mengingat pemegang visa akan menghabiskan waktu bertahun-tahun di Australia.

Biaya Pengajuan Visa Australia

Selain mempersiapkan dana minimal di tabungan, pemohon visa harus membayar biaya administrasi sesuai dengan jenis dokumen yang diinginkan. Berikut ini beberapa biaya pengajuan visa Australia beserta biayanya, diambil dari situs Department of Home Affairs Australia.

  • Biaya Visitor Visa (Subclass 600) sebesar AUD190 atau sekitar Rp1.995.000
  • Biaya Electronic Travel Authority (ETA) (Subclass 601) sebesar AUSD20 atau sekitar Rp210.000
  • Biaya Working Holiday Visa (Subclass 417 atau 462) sebesar AUD510 atau sekitar Rp5.355.000
  • Biaya Student Visa (Subclass 500) sebesar AUD710 atau sekitar Rp7.455.000
  • Biaya Temporary Skill Shortage Visa (Subclass 482) sebesar AUD2.770 atau sekitar Rp29.085.000.

Syarat Pengajuan Visa Australia

Bagi WNI yang ingin melakukan permohonan visa Australia bisa dilakukan dengan mendatangi kantor Visa Application Centre (AVAC) yang ada di Bali dan Jakarta. Pemohon juga bisa melakukan proses pengajuan visa online lewat website resni AVAC.

Baca Juga: Biaya Bikin Visa dan Paspor, Segini Estimasinya

Sebelum melakukan pengajuan, disarankan untuk mempersiapkan beberapa syarat dokumen pengajuan visa. Berikut ini beberapa syarat yang perlu disiapkan.

  • Formulir pengajuan visa dari situs resmi Kedutaan Besar Australia di Indonesia (indonesia.embassy.gov.au). Isi formulir tersebut dengan informasi yang diminta dan sesuai dengan data pemohon
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Pas foto ukuran 4×6 latar belakang putih
  • Paspor dengan masa berlaku setidaknya 6 bulan
  • Rekening tabungan 3 bulan terakhir
  • Laporan kartu kredit dan slip gaji 3 bulan terakhir
  • Dokumen pendukung seperti travel itinerary di Australia, surat keterangan kesediaan untuk pulang kembali ke Indonesia, bukti transaksi pemesanan hotel, dan surat rekomendasi yang dibuat oleh keluarga, teman, atau rekan kerja yang menyetujui keberangkatan Anda ke Australia.

Perlu digaris bawahi bahwa pemohon perlu menerjemahkan dokumen resmi ke bahasa Inggris lewat jasa penerjemah tersumpah. Jasa tersebut bisa dengan mudah didapatkan lewat Linguaplus.

Rekomendasi Penerjemah Dokumen Visa Australia

Layanan penerjemah tersumpah untuk menerjemahkan dokumen yang berkaitan dengan pengajuan visa bisa didapatkan sangat mudah lewat Linguaplus. Badan usaha resmi tersebut terhubung dengan penerjemah tersumpah berbagai bahasa internasional dengan hasil resmi berkekuatan hukum.

Linguaplus akan memberikan hasil translate sesuai dengan kebutuhan administrasi internasional. Dengan begitu kendala pemberkasan tidak akan didapatkan. Tak sampai situ saja, Linguaplus juga akan memberikan jaminan bahwa hasil terjemahan diakui, diterjemahkan secara akurat, serta dirahasiakan.

Setelah memahami apa saja syarat visa Australia minimal tabungan yang dimiliki, pastikan Anda menerjemahkan dokumen legal di Linguaplus.