table of contents
Tahukah Anda, kerajaan Arab Saudi memiliki aturan khusus mahasiswa perempuan dari negara asing yang ingin kuliah di negaranya agar mengajak mahram? Perlu diketahui, mahram bisa dipahami sebagai ayah atau saudara kandung. Artinya mahasiswa perempuan asing di Arab Saudi harus didampingi ayah, suami, atau saudara laki-lakinya. Aturan tersebut memang cukup ketat diterapkan. Lalu, adakah universitas di Madinah untuk akhwat tanpa mahram? Artikel ini akan membocorkan jawabannya.
Adakah Universitas di Madinah untuk Akhwat Tanpa Mahram?
Perlu diketahui, Madinah adalah sebuah kota besar di Arab Saudi. Kota tersebut memiliki dua universitas terkemuka yakni Taibah University dan Islamic University of Madinah. Dua universitas tersebut mengharuskan pendaftar perempuan dari negara lain memiliki mahram agar diterima.
Aturan sistem pendampingan mahram bagi mahasiswa perempuan internasional memang masih diterapkan oleh banyak universitas di Arab Saudi. Di Madinah sendiri belum ada universitas untuk akhwat tanpa mahram.
Meski demikian, perempuan asing tanpa mahram tetap punya harapan kuliah di Arab Saudi, yakni dengan memilih universitas tertentu.
Universitas di Arab Saudi Tanpa Mahram
Akhwat dari Indonesia yang ingin kuliah di Arab Saudi tanpa mahram bisa mendaftar setidaknya di salah satu dari dua universitas yakni sebagai berikut.
- Universitas Princess Nourah bint Abdulrahman
Universitas Princess Nourah bint Abdulrahman adalah salah satu kampus khusus perempuan tanpa mahram. Aturan tersebut telah dilonggarkan setidaknya sejak tahun 2018. Dengan adanya pelonggaran tersebut, pihak universitas membolehkan seluruh mahasiswi untuk datang dan pergi ke kampus tanpa didampingi oleh mahram.
Pihak universitas beralasan, tidak diterapkannya sistem mahram adalah untuk memudahkan aktivitas mahasiswa dan keluarganya. Selain itu aturan bertujuan untuk mengurangi kemacetan di area sekitar kampus.
- King Abdullah University of Science and Technology (KAUST)
Universitas lain yang tidak menerapkan sistem mahram untuk mahasiswa asing perempuan adalah KAUST. Perlu diketahui bahwa KAUST adalah universitas pertama di Arab Saudi yang menerapkan standar internasional.
Berbeda dengan kampus pada umumnya di Arab, KAUST tidak membolehkan mahasiswinya belajar tanpa pemisahan yang ketat. Meski begitu, universitas tersebut menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.
Tips Mencari Kampus Akhwat Tanpa Mahram
Belum banyak informasi yang menjelaskan perguruan tinggi di Arab yang tidak menerapkan sistem pendampingan mahram untuk mahasiswinya. Bagi Anda yang ingin mencari kampus akhwat tanpa mahram, ada beberapa tips yang bisa diterapkan yakni sebagai berikut.
- Cari universitas khusus perempuan
Carilah universitas yang hanya menerima perempuan. Aturan pengkhususan ini biasanya dibarengi dengan peniadaan sistem mahram seperti yang diterapkan oleh Universitas Princess Nourah bint Abdulrahman.
- Pilih universitas taraf internasional
Pilih universitas yang menerapkan standar internasional, termasuk terkait penyesuaiannya pada sistem mahram. Universitas internasional biasanya mengesampingkan aturan tradisional seperti sistem mahram untuk akhwat.
Penerjemah Dokumen untuk Daftar Kuliah di Arab Saudi
Masyarakat Indonesia yang punya rencana kuliah di Arab Saudi, perlu memperhatikan syarat dokumen yang dilampirkan. Calon pendaftar mahasiswa akan diminta melampirkan dokumen seperti paspor, visa, ijazah, transkrip nilai, dan dokumen lain yang diminta oleh tiap perguruan tinggi.
Baca Juga: Biaya Bikin Visa dan Paspor, Segini Estimasinya
Tidak hanya wajib lengkap, dokumen juga perlu diterjemahkan ke bahasa Arab maupun Inggris menyesuaikan aturan yang berlaku.
Penerjemahan dokumen untuk daftar kuliah di Arab Saudi harus diterjemahkan lewat penerjemah tersumpah. Penerjemah tersebut memiliki wewenang resmi menerjemahkan dokumen legal sehingga meminimalisir penolakan dari otoritas di Arab Saudi.
Rekomendasi Jasa Translate Dokumen Indonesia Arab
Jasa penerjemah tersumpah untuk dokumen akademik bisa didapatkan lewat Linguaplus. Sebagai perusahaan legal terpercaya, Linguaplus memberikan hasil translate dari penerjemah yang diakui oleh KemenkumHAM. Dengan hasil translate Linguaplus, risiko penolakan dokumen yang mungkin dialami oleh calon pendaftar kuliah di Arab Saudi jadi lebih kecil.
Setelah memahami universitas di Madinah untuk akhwat tanpa mahram, pastikan Anda menerjemahkan dokumen akademik di Linguaplus.



