Tahukah Anda bahwa hasil terjemahan tools Artificial Intelligence (AI) atas dokumen hukum tidak mendapat pengakuan hukum meski kemampuannya dalam menerjemahkan dianggap baik? Kondisi tersebut terjadi bukan tanpa sebab. Salah satu alasan mengapa dokumen hukum tidak boleh diterjemahkan AI adalah terkait legitimasinya. Artikel ini akan menjelaskan berbagai alasan hukum di baliknya.

Alasan Mengapa Dokumen Hukum Tidak Boleh Diterjemahkan AI

Masyarakat harus memahami bahwa hasil terjemahan dokumen tidak mendapat pengakuan hukum apapun. Tak sampai situ saja, risiko menerjemahkan dokumen dengan AI tidak hanya berkaitan dengan ambigiuitas, namun berkaitan dengan keamanan data. Berikut ini beberapa alasan hasil terjemahan AI tidak dapat jaminan hukum.

  1. AI tidak mampu menjamin akurasi terjemahan

Hasil terjemahan kecerdasan buatan AI tidak mampu menjamin seberapa tinggi tingkat akurasi terjemahannya. Padahal penerjemahan dokumen hukum harus bisa dijamin akurasinya untuk menghindari potensi bias data dan objektivitanya. Kualitas AI yang digunakan untuk menerjemahkan suatu dokumenakan menentukan seberapa berkualita output hasil terjemahannya.

Kesalahan kecil dalam menerjemahkan akan berdampak pada makna kewajiban, hak, atau konsekuensi dalam suatu dokumen hukum. Pada hal inilah peran penerjemah tersumpah dalam dokumen hukum internasional dibutuhkan.

  1. AI tidak mampu menjaga objektivitas pemilihan padanan istilah

Dalam dunia penerjemahan, mencari padanan istilah sangat penting untuk diperhatikan. Perlu diketahui bahwa dalam penerjemahan dokumen legal seringkali translator perlu mencari padanan istilah yang tepat demi menjaga akurasi penerjemahan.

Di sisi lain pencarian padanan istilah dilakukan dengan riset yang mendalam. Hal inilah yang tidak dapat dilakukan oleh AI. Saat menghadapi kondisi tersebut, AI akan menyajikan padanan istilah yang umum. Artinya AI dianggap tidak mampu menjaga objektivitas pemilihan padanan istilah.

  1. Hasil AI dapat dipengaruhi bias dan kualitas data

Saat menerjemahkan dokumen legal, jika data yang digunakan sistem tidak lengkap, tidak akurat, atau memiliki bias tertentu, output terjemahan AI berpotensi menghasilkan kesalahan. Kondisi tersebut bisa terjadi karena beberapa hal yakni sebagai berikut.

  • Saat istilah hukum memiliki beberapa arti
  • Saat suatu istilah memiliki makna khusus dalam yurisdiksi tertentu
  • Dokumen menggunakan bahasa archaic atau legal English
  • Muncul istilah yang tidak memiliki padanan langsung di bahasa sasaran
  • Konteks hukum negara tujuan berbeda dengan sistem hukum negara asal
  1. AI tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil terjemahannya

Kekeliruan penerjemahan dokumen legal harus diusut secara hukum. Di sisi lain AI tidak dapat mempertanggungjawabkan hasil terjemahannya. Berbeda, penerjemah tersumpah dapat mempertanggungjawabkan hasil terjemahannya secara hukum, baik secara metodologis maupun hukum.

  1. Potensi penyalahgunaan data dan informasi

Dokumen hukum seringkali berkaitan dengan kerahasiaan tingkat tinggi. Di sisi lain AI tidak bisa benar-benar menjamin kerahasiaan dokumen yang diterjemahkan. Kerahasiaan itu hanya bisa dijamin dan dijalankan oleh penerjemah tersumpah sehingga kebocoran data dan dokumen pribadi secara bebas bisa diminimalisir.

Jasa Penerjemah Dokumen Hukum Hasil Resmi

Kebutuhan masyarakat akan jasa translate dokumen dapat dipenuhi oleh Linguaplus secara langsung. Linguaplus adalah penyedia jasa penerjemah tersumpah dengan hasil resmi diakui hukum. Layanan kami kerap kali dibutuhkan untuk agenda internasional lintas negara seperti permohonan visa, pendaftaran beasiswa luar negeri, masalah hukum luar negeri, dan masih banyak lagi.

Penerjemah tersumpah Linguaplus mampu menjamin hasil terjemahan yang diberikan adalah akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu pilihan bahasa penerjemah juga beragam mulai dari translator tersumpah bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, Jepang, Mandarin, dan masih banyak lagi. Pastikan Anda memahami mengapa dokumen hukum tidak boleh diterjemahkan AI dan memilih menerjemahkan berkas legal lewat Sworn Translator Linguaplus.