Masyarakat mungkin mengenal program beasiswa S3 Jerman untuk mahasiswa Indonesia hanya DAAD. Padahal ada banyak program lain yang tersedia, baik diselenggarakan oleh pemerintah Jerman atau pihak swasta. Artikel ini akan memberikan informasi kepada Anda program beasiswa S3 apa saja yang bisa diikuti lulusan Indonesia.
Beasiswa S3 Jerman untuk Mahasiswa Indonesia
Beasiswa PhD di Jerman ini bisa diikuti oleh mahasiswa Indonesia dengan periode pendaftaran yang berbeda-beda.
- DAAD Research Grants – Doctoral Programmes in Germany
Beasiswa Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) adalah program yang cukup populer di kalangan mahasiswa Indonesia. Beasiswa ini diperuntukan bagi lulusan S2 dari maupun berkewarganegaraan Indonesia.
Beasiswa doktoran DAAD ini memberikan tunjangan bulanan sekitar 1.350 euro hingga 1.500 euro per bulan atau sekitar Rp27,9 juta hingga Rp31 juta per bulan. Tak hanya itu, peserta juga mendapat asuransi kesehatan, tunjangan riset, dan kursus bahasa Jerman gratis.
- Beasiswa Heinrich Böll Stiftung
Jika Anda tertarik di bidang ekologi, demokrasi, atau hak asasi manusia (HAM), beasiswa Heinrich Böll Stiftung cocok untuk Anda. Beasiswa ini diselenggarakan oleh sebuah yayasan di Jerman yang bergerak di bidang politik dan diperuntukan bagi mahasiswa S2 dari berbagai negara termasuk Indonesia.
Khusus jenjang PhD, beasiswa yang diberikan mencapai 1.350 euro per bulan atau sekitar Rp27,9 juta per bulan. Untuk mengikuti program ini, kandidat harus bisa berbahasa Jerman minimal level B2 atau DSH1. Selain itu kandidat juga harus sudah mendapat bukti penerimaan (LoA) untuk studi doktoral di universitas negeri atau yang diakui di Jerman. Anda bisa mendaftarkan diri lewat website resmi Heinrich Böll Stiftung.
- Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS)
Beasiswa ini juga cukup populer di Indonesia. Diselenggarakan oleh sebuah yayasan di Jerman, beasiswa KAS menyediakan pendanaan untuk lulusan S2 Indonesia yang tertarik di bidang politik demokrasi agar bisa lanjut kuliah S3 di Jerman.
Keuntungan yang didapatkan oleh peserta program juga cukup besar. Tidak hanya mendapat asuransi kesehatan, peserta akan mendapat tunjangan istri dan anak dengan nilai mencapai Rp10.000.000 per bulan.
- DBU PhD Scholarship
Bagi Anda yang tertarik melakukan riset dengan isu lingkungan atau konservasi alam, beasiswa dari Deutsche Bundesstiftung Umwelt bisa jadi pilihan. Deutsche Bundesstiftung Umwelt adalah yayasan lingkungan terbesar di Eropa, didanai pemerintah federal Jerman yang mendanai program riset S3 di bidang ilmu sosial dan lingkungan.
Lewat program ini, peserta akan mendapatkan pendanaan riset di Jerman sebesar 1.650 euro per bulan plus tunjangan material flat 150 euro per bulan atau total sekitar Rp37,3 juta per bulan. Pendanaan tersebut akan diberikan selama 36 bulan.
Syarat Dokumen untuk Ikut Beasiswa S3 Jerman
Jika Anda tertarik untuk mengikuti beasiswa S3 di Jerman, kelengkapan dokumen adalah hal yang wajib diperhatikan. Kebutuhan dokumen bisa berbeda-beda tergantung program yang Anda ikuti. Berikut ini kebutuhan dokumen yang perlu disiapkan secara umum.
- Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan dari perkiraan keberangkatan
- Salinan ijazah S1 dan S2
- Salinan transkrip nilai S1dan S2
- Dokumen penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan (Kemendikbudristek)
- Proposal riset dan disertasi
- Motivation letter
- Letter of Acceptance (LoA) jika sudah ada
- Surat rekomendasi akademik
- Bukti kemampuan bahasa
Beberapa dokumen perlu diterjemahkan lewat penerjemah tersumpah bahasa Jerman untuk mendukung proses verifikasi. Kebutuhan penerjemahan dokumen beasiswa S3 Jerman untuk mahasiswa Indonesia tersebut bisa didapatkan melalui Linguaplus.



Leave A Comment