Sebelum Anda melamar kerja di luar negeri atau mendaftarkan diri di kampus internasional, pastikan nama yang tertera di paspor dan ijazah sama dan sesuai. Pasalnya perbedaan nama di kedua dokumen masih sering dijumpai. Pahami pula apa yang terjadi jika nama di paspor dan ijazah berbeda karena dampaknya bisa fatal yang menjurus ke gagalnya rencana Anda ke luar negeri.

Apa yang Terjadi Jika Nama di Paspor dan Ijazah Berbeda?

Perbedaan nama di paspor dan ijazah atau dokumen lain harus dihindari. Jika ada perbedaan nama di paspor dan dokumen lain, Anda harus siap menanggung risikonya. Dampak perbedaan data bisa beragam, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Permohonan visa ditolak

Dalam pengajuan visa biasanya petugas akan meminta salinan ijazah dan paspor sebagai syarat, terutama dalam permohonan visa kerja atau visa pelajar. Jika terdapat perbedaan nama di kedua dokumen, besar kemungkinan permohonan akan ditolak. Perbedaan nama di kedua dokumen akan dianggap sebagai ketidaksesuaian data dan informasi. Agar permohonan visa diterima, pastikan nama di paspor dan ijazah sama.

  1. Perpanjangan paspor terhambat

Di beberapa kasus, permohonan perpanjangan paspor bisa terhambat akibat perbedaan nama di dokumen pendukung, termasuk ijazah. Hambatan terjadi karena proses verifikasi tidak dapat dilakukan. Kasus ini biasanya terjadi pada mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri dan ingin memperpanjang paspornya untuk alasan perpanjangan studi jenjang lanjut.

  1. Kegagalan dalam pendaftaran beasiswa

Sebelum mendaftarkan diri dalam program beasiswa, pastikan nama di paspor dan ijazah sama. Penyelenggara akan benar-benar ketat menyeleksi berkas kandidat peserta. Ketidaksesuaian kecil bisa membuat Anda gagal mendaftarkan diri dalam beasiswa. Kondisi ini juga bisa terjadi saat Anda mendaftar dalam program pendanaan lain.

  1. Menghambat proses administrasi ketenagakerjaan resmi

Tidak hanya terjadi pada ranah pendidikan, perbedaan nama dan ijazah bisa menghambat pekerja migran dalam proses administrasi ketenagakerjaan resmi di negara tujuan. Dalam konteks ketenagakerjaan, ijazah dibutuhkan sebagai bukti kompetensi pekerja. Perbedaan nama akan membuat lembaga ketenagakerjaan di negara asing meragukan kompetensi pekerja.

  1. Penolakan saat melamar kerja

Perusahaan asing juga akan sangat selektif menyeleksi calon pekerjanya, termasuk terkait pemberkasan. Jika pemberi kerja menemui perbedaan data antar bekas, pekerja bisa gagal saat melamar kerja. Penting untuk memastikan seluruh data di paspor dan dokumen lain adalah sama.

  1. Proses legalisasi gagal dilakukan

Proses legalisasi dokumen dibutuhkan untuk berbagai agenda resmi, baik legalisasi berjenjang atau apostille. Proses ini bisa gagal dilakukan jika pihak berwenang menemukan perbedaan data pada dokumen.

  1. Hasil terjemahan ijazah tidak valid

Perbedaan nama di ijazah dengan paspor bisa terjadi pada hasil terjemahan. Jika kondisi itu terjadi, maka hasil terjemahan ijazah jadi tidak valid. Pastikan hanya menerjemahkan ijazah lewat penerjemah tersumpah agar hasil terjemahan sah, resmi, dan diakui secara hukum sebagaimana dokumen aslinya.

Jasa Penerjemah Ijazah Hasil Akurat

Agar tidak terjadi perbedaan nama antara paspor dengan hasil terjemahan ijazah, percayakan kepada Linguaplus. Sebagai penyedia jasa translate, Linguaplus menyediakan jasa penerjemah tersumpah yang akan menghasilkan terjemahan dengan tingkat akurasi tinggi. Kesalahan dalam penerjemahan atau penyajian data bisa dihindari karena dukungan penerjemah profesional dan memahami bagaimana cara translate ijazah yang legal.

Linguaplus juga memahami apa yang terjadi jika nama di paspor dan ijazah berbeda sehingga ketelitian jadi nilai yang tidak bisa ditawar.