Peran penerjemah tersumpah tidak dapat digantikan oleh translator biasa, bahkan oleh semua tools online termasuk Google Translate. Alasan kenapa terjemahan Google Translate tidak bisa menggantikan penerjemah tersumpah tidak hanya berkaitan dengan legalitas hasilnya. Ada banyak alasan lain yang perlu dipahami oleh masyarakat terkait penerjemahan dokumen. Simak artikel berikut ini untuk mendapatkan informasinya.
Alasan Kenapa Terjemahan Google Translate Tidak Bisa Menggantikan Penerjemah Tersumpah
Meski penerjemah tersumpah dan Google Translate sama-sama dapat memberikan hasil terjemahan yang baik, peran tools tersebut tidak bisa menggantikan profesi translator tersumpah sepenuhnya. Ada beberapa alasan mengapa aplikasi penerjemah tak bisa gantikan Sworn Translator yakni sebagai berikut.
- Google Translate tidak memiliki kewenangan hukum
Alasan paling mendasar mengapa posisi penerjemah tersumpah tak bisa diganti Google Translate adalah terkait kewenangan hukum. Seperti diketahui, translator tersumpah punya kewenangan hukum yang diberikan setelah penerjemah berhasil melalui proses resmi sebagai Sworn Translator yang dimulai sejak ia dilantik dan diambil sumpahnya. Kewenangan hukum itulah yang tidak dimiliki Google Translate atau tools translate lain, bahkan tidak dimiliki oleh penerjemah umum non-tersumpah.
Kewenangan hukum itulah yang menjadikan penerjemah tersumpah punya wewenang resmi mengalihbahasakan dokumen legal dengan hasil diakui
- Google Translate tidak bisa memberikan akurasi terjemahan yang tinggi
Akurasi terjemahan tinggi hanya bisa diberikan oleh penerjemah tersumpah yang terbukti punya pengalaman dan kompetensi sebagai penerjemah. Sedangkan hasil terjemahan Google Translate hanya sekadar bisa dipahami, akurasi terjemahan bisa dipertanyakan terutama jika muncul istilah baru yang belum banyak digunakan di ruang digital.
Jaminan akurasi terjemahan juga hanya bisa diberikan oleh penerjemah tersumpah. Google Translate tidak dapat memberikan jaminan apapun terhadap hasil terjemahan.
- Pertanggungjawaban di mata hukum hanya bisa diberikan penerjemah
Google Translate tidak punya tanggung jawab apapun terhadap hasil terjemahan. Pertanggungjawaban hanya ditanggung oleh penerjemah tersumpah. Ketika terjadi kesalahan dalam hasil penerjemahan, pemilik dokumen tidak bisa meminta pertanggungjawaban apapun kepada Google Translate. Berbeda, penerjemah tersumpah dituntut untuk mempertanggungjawabkan hasil pekerjaannya.
- Kerahasiaan dan privasi hanya bisa dijamin oleh penerjemah tersumpah
Seperti diketahui, dokumen resmi sering mengandung data dan informasi sensitif sehingga kerahasiaan tersebut perlu dijaga dengan ketat. Kondisi itu tentu tidak bisa dijamin oleh Google Translate karena segala teks atau dokumen yang diinput ke aplikasi akan diproses dan tersimpan di server Google. Berbeda, kerahasiaan dokumen bisa dijaga oleh penerjemah tersumpah. Jika terjadi pelanggaran, penerjemah bisa mendapat konsekuensi hukum.
- Struktur dan format hasil terjemahan hanya didapatkan lewat penerjemah tersumpah
Pada dasarnya penerjemah tersumpah tidak hanya menjaga akurasi terjemahan, namun ikut menjaga struktur dan format hasil translate agar tetap sesuai standar. Google Translate sendiri hanya menyajikan hasil terjemahan namun tidak bisa mengubahnya sesuai format yang dibutuhkan, termasuk tak mampu membubuhkan cap basah dan tanda tangan.
Jasa Penerjemah Tersumpah Resmi Bergaransi
Linguaplus menyediakan jasa penerjemah tersumpah dengan hasil resmi dan bergaransi. Layanan kami dapat digunakan oleh masyarakat yang memiliki agenda formal di luar negeri seperti pengajuan visa, kunjungan bisnis, wisata, dan keperluan akademik, dan masih banyak lagi.
Hasil terjemahan dokumen yang didapat dari Linguaplus dapat memenuhi kebutuhan administrasi di luar negeri, baik untuk keperluan hukum, keimigrasian, atau administrasi lainnya. Selain memahami alasan kenapa terjemahan Google Translate tidak bisa menggantikan penerjemah tersumpah, pahami mengapa dokumen hukum tidak boleh diterjemahkan AI dan informasi lainnya di website Linguaplus.



Leave A Comment